| via (khatulistiwa.net) |
Thursday, July 14, 2011
Ekonomi Kerbau Bingung Pancen Mbingungi
Where To Go?
| via (bass_nroll) |
Tuesday, July 12, 2011
Ih, Ngeri Kali!
Monday, July 11, 2011
Hello Again!
Nah, sekarang saya punya banyaaaak sekali waktu senggang yang sangat senggang. Apa pasal? Karena saya sudah lulus, sudah mendapat gelar untuk di belakang nama saya, dan sudah waktunya berkelana jauh dari rumah. Hehe. Tapi mengenai yang terakhir, mungkin belum akan terjadi dalam waktu dekat. Masih ada revisi atas skripsi yang sudah dikerjakan selama delapan bulan terakhir, ada pikiran-pikiran yang harus diendapkan, dan ada jiwa yang mesti ditetirahkan sejenak. Tapi kalau ada tawaran kerja yang masih ringan dan tidak harus pindah kota, bisa juga sih. Akan saya terima dengan lapang dada. #mureeeee :)))
Jadi, mari ramaikan blog ini lagi. Wohoooo. Semoga-semogi-momogi deh yaaaa. :D
Tuesday, April 12, 2011
Rasanya Seperti Lelah
Rentang asa masih tersaput jelas di pelupuk
Jejak rasa tidak mau hilang, masih ingin dipupuk
Ketika renjana alam tidak tertahan untuk merestui
Maka asa itu pupus, seringkali begitu
Walaupun doa menemani pun terucap lirih
Senandung rasa pernah jelas terungkap walau sesekali
Selanjutnya meragu karena awan kelabu kembali menyapa
Resah hati adalah kawan mesra
Detik masih berbunyi, sehingga yakin mungkin asa itu masih berkeliar
Kembali resah dan mencari celah asa
Lagi,lagi, dan terus bergitu
Hingga lelah dan tertidur bersama senyap
Sampai pada titik mana kau menyetujui dirimu sudah berusaha keras dan menyadari ternyata tidak ada yang kau ubah? Ketika kau merasa semuanya telah kau lakukan tapi tidak ada hasil yang sesuai keinginanmu? Bagaimana kau akan berdamai dengan dirimu dan sadar jika semua usahamu telah sia-sia? Kapan kau akan putuskan bahwa perjuangan sudah usai dan kau hanya akan duduk diam menekuri malam yang duduk diam? Mereguk teh dengan aroma mint yang menenangkan dan menahan napas untuk menahan bulir-bulir air tidak jatuh ke pipimu. Menghilangkan prasangka dari pikirmu dan menafikkan penyesalan dari segala hatimu. Menikmati detak jantung yang jadi menderu dan perasaan hati tak menentu. Ketika kau tidak bisa mengatur suhu tubuh dan nada bicaramu, hingga kau putuskan diam saja bergelung pucat pasi. Sampai kau sadar kau tidak kedinginan tapi sekujur tubuhmu bergetar.
Sampai mana batas lelahmu?
***
Jadi ceritanya ini adalah basian skripsi. Kayak orang minum alcohol kebanyakan, pasti harus ada yang dimuntahin toh? Haha. Kayaknya kalo ngerjain skripsi itu memang harus banget ada acara galau-galaunya gitu ya. Dan buat saya, inilah hasilnya. Hehe. Puisinya sudah dibuat bertahun-tahun yang lalu, tahun 2009. Sedangkan prosanya dibuat tahun ini, bulan ini, tapi bukan hari ini. Di tanggal 11 April lalu itu, saya sedang jangar bikin skripsi dan tau kalo ada kesalahan di bab 2. Amin banget deh itu. Dan voilaaaa… :D